Ikan lele adalah ikan yang hidup di air tawar yang memiliki kandungan gizi dan protein tinggi. Ikan ini menyebar hampir keseluruh pelosok Asia dan khususnya Indonesia. Pertumbuhan dan perkembangannya tergolong mudah karena lele bisa beradaptasi pada kondisi air yang beragam baik air jernih, keruh, kotor dan bahkan berlumpur sekalipun. Habitatnya mudah didapat dan biasa hidup di sungai, rawa-rawa, danau, waduk dan tempat-tempat konsentrasi air tawar yang tidak mudah kekeringan.
Dengan kondisi habitat yang seperti itulah membuat ikan lele sanggup bertahan di alam liar dari ancaman kepunahan. Ikan lele lebih suka hidup dan mencari makan pada kondisi air yang agak keruh dan memakan apa saja seperti binatang-binatang kecil, serangga, plankton, juga tumbuhan air, sampah busuk dan juga bangkai. Hal ini menjadi kabar gembira bagi orang-orang yang mempunyai hobby memancing karena tidak sukar untuk mendapatkan umpan.
Sebagian masyarakat sangat suka mengkonsumsi ikan lele yang selain nikmat rasa dagingnya juga memiliki kandungan gizi yang luar biasa. Dulu hanya orang-orang pinggiran saja yang mengkonsumsi lele. Karena mereka selain harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk membeli ikan laut ke pasar, ikan lele juga mudah didapat di alam bebas yang ada disekitar mereka. Tapi sekarang peminat lele sudah merambah ke kota-kota dan dinikmati orang-orang berduit. Apalagi pembudidayaannyapun sudah mudah dan menjamur disegala tempat sehingga lele mudah didapat dimana saja dengan harga yang terjangkau.
Ikan lele memiliki cita rasa yang lezat dengan tekstur dagingnya yang lembut dan kenyal, ikan ini dapat disajikan dalam berbagai aneka resep masakan. Jika ikan-ikan tertentu enak dimakan hanya dengan resep tertentu saja tapi beda dengan lele yang dapat dinikmati dengan berbagai macam perlakuan.
Kandungan gizi yang ada dalam daging lele
- Kalori 712 kalori
- Protein 15-19 gram
- Lemak 4-10 gram
- Karbohidrat 0-1,7 gram
- Air 67-80 gram
- Abu 9 mg
- Kalsium 11 mg
- Fosfor 168 mg
- Besi 1,1 mg
- Kalium
Mengkonsumsi ikan lele sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh dengan kandungan protein dan vitamin dapat menutupi kekurangan gizi dan menambah ketahanan tubuh terhadap berbagai penyakit tertentu. Namun ada juga sebagian masyarakat yang menganggap negatif terhadap kepopuleran lele dalam bidang kuliner karena lele dianggap terinfeksi racun dan bakteri yang bisa membahayakan bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan ikan lele bisa hidup dan makan di air kotor dan jorok seperti air yang tercemar sampah, kotoran, lumpur dan lain-lain yang belum tentu kebenarannya. Tetapi anda juga mesti waspada, untuk menghindari hal-hal negatif itu dengan cara memasak yang benar. Membersihkan dengan bersih dan memasak dengan benar-benar masak sampai bakteri-bakterinya mati.
Kita semua tentu tau jika makanan yang dimakan hewan akan disaring oleh pencernaan hewan tersebut dan hanya saripatinya saja yang diserap dan menjadi daging sedangkan racun ataupun makan tercemar akan terbuang ke saluran pembuangan(anus). Hanya hewan-hewan tertentu saja yang memiliki efek bakteri yang tidak hilang dimasak dan menjangkiti manusia pengkonsumsi. Karena memang bakteri tersebut lahir dari daging hewan tersebut bukan dari makanannya.
Jadi setiap hewan yang dari kodratnya tidak melahirkan penyakit dari dalam dagingnya, apapun yang dimakan walaupun makanan tercemar, maka cemarannya akan terbuang bersama kotorannya. Namun jika cemaran tersebut benar-benar berbahaya maka hewan tersebutlah yang duluan mati sebelum anda konsumsikan.
Berikut saya akan memperkenalkan manfaat-manfaat ikan lele untuk tubuh serta efek samping yang dianggap membahayakan tubuh.
Manfaat yang terkandung dalam ikan lele
- Kandungan Vitamin B 12
Kandungan vitamin B12 Dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi dalam tubuh dan berguna untuk menjaga stamina dalam beraktiviatas serta menjaga ketahanan tubuh dari serangan penyakit ringan.
- Kandungan Fosfor
Fosfor bermanfaat untuk memberikan kekuatan dan energi dalam metabolime lemak dan pati, menjadi penunjang kesehatan gusi dan gigi, serta membantu penyerapan kalsium. Fosfor juga lebih banyak dibutuhkan pada ibu hamil karena bermanfaat untuk pembentukan tulang pada janin. Kandungan fosfor yang terdapat pada ikan lele lebih tinggi dibandingkan dengan yang terdapat pada telur.
- Kandungan protein
Protein yang terdapat pada ikan lele juga berfungsi untuk membantu perkembangan pembentukan jaringan otot dan melancarkan aliran darah serta menambah stamina dan kekebalan tubuh.
- Kandungan asam lemak omega 3
Seperti halnya Salmon, lele juga mengandung asam lemak omega 3 dan 6. Nutrisi tersebut terkenal untuk menjaga kesehatan jantung dan otak manusia terutama anak-anak yang dalam masa pertumbuhan.
- Kandungan Natrium dan Kalium
Natrium dan kalium yang terdapat pada ikan lele yang mencapai 24,5 : 1 tergolong cukup tinggi sehingga mampu menjaga kesehatan cardio dan pembuluh darah. Sebuah makanan dikategorikan baik untuk kesehatan jantung adalah jika perbandingan natrium terhadap kalium lebih dari 1 : 5.
Kalium sendiri berfungsi sebagai berikut :
Manfaat lain dari ikan lele adalah :
Kalium sendiri berfungsi sebagai berikut :
- Dapat membantu dalam pengendalian darah
- Sebagai pembasmi CO2 yang terkandung dalam darah
- Sebagai pemicu simpul saraf dan kerja otot
- Jika terdapat pada kadar tinggi, maka bisa melancarkan kiriman oksigen ke otak
- Melancarkan keseimbangan kadar cairan dalam tubuh
- Ikan lele dapat membantu menurunkan tekanan darah
Para peneliti telah menemukan manfaat lain dari asam lemak omega 3 yaitu mampu membantu menurunkan tekanan darah tinggi juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit, terutama dari ekzema dan dermatitis serta dapat membantu dalam pembentukan cerebral cortese otak.
- Ikan lele dapat mempercepat proses penyembuhan luka
Kandungan asam lemak omega 3 yang terdapat pada ikan lele sangat baik untuk membantu proses mempercepat penyembuhan luka pasca operasi.
Efek samping mengkonsumsi ikan lele yang dianggap membahayakan kesehatan
Sebagian orang menganggap ikan lele dapat membawa penyakit bagi pengkonsumsinya dikarenakan ikan lele dapat juga hidup dan mencari makan di air yang tercemar limbah dan tempat-tempat pembuangan kotoran. Dari dasar inilah datang anggapan jika lele dapat terinfeksi bahan-bahan yang membahayakan.
Berikut adalah bahaya yang dimaksud :
- Lele mengandung merkuri
Di era modern ini teknologi semakin maju tetapi keadaan lingkungan semakin terabaikan dengan banyaknya pencemaran lingkungan. Hampir senagian ikan mengandung merkuri, yaitu zat yang bisa membahayakan sistem saraf. Namun anda tak perlu khawatir sebab anda tetap bisa mengkonsumsi lele, kecuali lele yang tumbuh pada cemaran tinggi merkuri (karena ikannya duluan mati he..he..he...) Dan penelitian membuktikan lele merupakan jenis ikan yang aman dikonsumsi.
- Lele mengandung banyak bakteri yang berbahaya
Lele adalah ikan yang bisa berkembang biak pada perairan keruh dan sedikit oksigen. Bahkan ada peternak lele yang menempatkan kolam lele dibawah kandang ternak ayam. hal ini dilakukan karena lele ikan yang bisa memakan kotoran ayam dan bahkankotoran manusia sehingga membantu usaha ternaknya dari segi pakan.
Keadaan inilah yang diduga memungkinkan lele mengandung banyak bakteri. Beberapa bakteri yang biasa terdapat pada lele yaitu E.coli, Shigella dan Salmonell. Bakteri-bakteri tersebut bisa kita hilangkan dengan pengolahan yang tepat. Pastikan anda mencuci lele dengan bersih dan mengolah dengan pemanasan yang tepat sehingga bakteri menjadi mati.
- Kanker
Banyak pembudidaya lele memanfaatkan kolam yang keruh eperti bawah kandang ayam atau babi. Mengingat ikan lele adalah ikan yang dapat memakan limbah dan dapat hidup dalam berbagai medan serta lumpur. Hal inilah yang menjadi anggapan kalau lele bisa menjangkiti bahaya kanker.
Terlepas dari pro dan kontra tentang bahaya yang ditimbulkan, lele lebih banyak mengandungan gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Manfaat Ikan Gabus Sebagai Penyembuh
Manfaat Ikan sembilang Bagi Kesehatan
Memancing ikan Sembilang
Memancing Ikan Lele
Teknik Membesarkan Lele Dumbo Ditempat Sederhana Dan Sempit
suka banget makan lele
ReplyDeleteElever Media Indonesia