Sunday, May 28, 2017

Teknik Membesarkan Lele Dumbo di Tempat Sederhana dan Sempit



Pembudidayaan lele jumbo biasanya dilakukan ditempat-tempat yang memenuhi syarat baik dari sumber airnya maupun tempatnya, sehingga menjadikan pertumbuhan ikannya sangat baik seperti :

  • Pemeliharaan di sawah
  • Pemeliharaan di kolam
  • Permanen
  • Semi permanen
  • Alam
  • Pemeliharaan di empeng
  • Atau pemeliharaan di rawa-rawa dan sebgainya.
Namun bila anda tidak mempunyai tempat, tempat kritispun bisa anda manfaatkan, agar tempat tersebut bisa digunakan maka harus memnuhi syarat, sehingga lele baru bisa hidup dengan normal. Andapun tidak menderita kerugian. Adapun yang dimaksud pemeliharaan di tempat kritis adalah ;

A Pemeliharaan lele dumbo di tempat pembuangan air sabun

Bila kebetulan anggota keluarga anda jumlahnya banyak, pakaian yang kotor tentu banyak pula. Dalam pencucian baju biasanya air dibuang begitu saja ke tempat pembuangan air, padahal tempat ini bisa, sehingga sarang penyakit bila tidak diperhatikan kebersihannya. Lebih-lebih bila tak kena sinar matahari bisa menimbulkan bau tidak sedap sebagai akibat pemcemaran pada lingkungan.

Biasanya tempat ini sebagai sarang nyamuk. Nyamuk ini berbahaya bisa mengakibatkan penyakit malaria bila tidak diberantas. Bicara masalah nyamuk merupakan salah satu jenis makanan alami ikan lele dumbo. nah, dari pada anda harus mengobati dan keluar biaya sebaiknya anda berteriak lele dumbo saja.

Baca juga : Manfaat mengkonsumsi ikan lele dan efek sampingnya

Apa bisa hidup lele dumbo dalam air sabun? Tentu saja bisa, bila air tersebut sehat dan normal. Mana mungkin air sabun bisa normal? Mungkin saja, caranya adalah : Menormalkan kondisi air sabun yang biasanya mengalir ke tempat pembuangan dirubah dan dipotong sebelumnya? Disitulah dibuatkan bak khusus berfungsi untuk menetralkan air sabun menjadi air normal, sehingga bisa dimanfaatkan untuk memelihara ikan lele dumbo.

Adapun caranya menormalkan air tersebut adalah dengan alat bantu filter, yang dimaksud bukan sembarangan filter atau berujud jenis saringan. Filter disini hanya merupakan istilah. Sedangkan filter sesungguhnya adalah arang kayu yang bisa bekerja untuk menyerab air sabun sekaligus merubahnya menjadi air yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan lele dumbo khususnya.

Kondisi air tidak dapat memang membawa akibat baik pencemaran maupun sumber bibit penyakit, untuk mencegah dan menanggulanginya terhadap penyakit nyamuk malaria maka diadakan penyemprotan atau pemberantasan.

Untuk menghindari dampak keracunan dan kematian pada hewan piaraan lainnya, hindari pengobatan, cara ini bisa menghambat biaya, disisi lain nyamukpun tidak akan mewabah sebab ada yang menghabisi samapai jentik-jentiknya yaitu ikan lele dumbo yang melahap.

Cara praktis ini banyak membawa manfaat seperti :
  • Air sabun bisa dimanfaatkan dan sekaligus menghasilkan
  • Sumber bibit penyakit akan musnah
  • Pencemaran lingkungan akan terhidar.
  • Kebersihan dan keindahan membawa kesehatan lingkungan masyarakat
Jenis makanan yang berasal dari bangkai binatang sebelum diberikan terlebih dahulu harus dibakar dan baru diberikan dengan cara digantung seperti gambar berikut :


B. Pemeliharaan lele dumbo di bak tertutup

Bak WC merupakan tempat Pembuangan kotoran dalam sehari-hari, padahal kotoran tersebut termasuk salah satu jenis makanan kesukaan lele dumbo.

Nah, dari pada tempat bak WC anda cepat penuh dan anda harus keluar biaya guna penyedotan WC. Tempat itu bisa anda manfaatkan sebagai tempat budidaya ikan, selain bak WC anda selalu bersih, bak WC pun bisa menghasilkan sekaligus dapat menghemat biaya penyedotan. Bak WC yang akan digunakan sebagai tempat pemeliharaan llele tentunya harus memenuhi syarat, jadi tidak sembarang bak WC. Itu saja belum cukup jadi untuk pemeliharaan lele pada bak WC masih mmembutuhkan pemeliharaan di tempat terbuka dan diadakan pergantian menu makanan baru selama 7 hari. Cara ini dimaksudkan sebagai pembersih dan sekaligus pencuci sisa makanan yang masih ada dari makanan kotoran sebelumnya, sehingga ikan lele tersebut tidak lagi menjijikkan baik untuk dimakan maupun dipasarkan.

a. Bak WC yang bisa digunakan adalah :

    1. Jenis bak WC yang permanen
    2. Cukup air
    3. Perbandingan kotoran dan air skala 1 : 5
    4. ada sirkulasi udara

Untuk lebih jelasnya ikuti penjelasan berikut ini :

  1. Jenis bak WC harus permanen
Bak WC yang bisa sebagai tempat budidaya ikan tidak tidaklah sembarang tempat bak WC dalam arti WC alam atau WC yang sudah penuh kotoran akan tetapi tidak ada airnya atau banyak kotoran tapi sedikit sekali persediaan airnya.
Mengapa harus ditempat bak WC permanen? Permasalahannya bak WC kan tertutup, jadi bila bak WC yang dipakai untuk budidaya dari bak WC alam kemungkinan akan kekurungan air yang dikarenakan air akan merembes kemana-mana.

    2. Cukup air

Bagaimanapun juga ikan bisa hidup didalam air, tentu saja ikan tidak bisa lepas dari tempat kehidupannya walaupun dimana tempatnya., begitu juga pemeliharaan lele dalam bak WC, persediaan air juga harus cukup dan memenuhi syarat, bila tidak lele bisa mati yang disebabkan kekurangan air, sedang bila terjadi kelebihan air tidak punya dampak yang merugikan. Untuk mengetahui kurang tidaknya air bak WC perlu dibuatkan pintu pengontrol, sehingga supply air tidak terjadi kekurangan.

    3. Perbandingan kotoran dan air

Syarat untuk hidup lele dalam bak WC adalah perbandingan air harus seimbang dalam batas minimal dan untuk lebih menjamin kelangsungan hidupnya. Volume atau kapitas air harus lebih besar daripada kapasitas kotoran yang ada, itupun juga harus diperhitungkan dengan perbandingan jumlah benih lele yang dibudidayakan, masalahnya bila lele kelebihan makanan yang disebabkan tidak seimbangnya perbandingan dengan penghuninya, tempat hidupnya dan persediaan makanan bisa-bisa ikan akan mati tak diketahui karena ditempat tertutup, sedang bila terjadi kekurangan ikan lele tidak bisa mencari makanan tambahan, seperti halnya di alam bebas karena tempatnya permanen. Jadi untuk menghindari itu semua sebelumnya diperhitungkan sehingga tidak terjadi kerugian. Perbandingan yang baik untuk budidaya lele dumbo dalam bak WC adalah sebagai berikut :

    4. Ada sirkulasi udara

Ikan seperti halnya kita, ikan bisa hidup juga mmembuutuhkan udara, apalagi ditempat tertutup udara sangat panas dan lembab, bisa-bisa ikan akan terjadi kematian total bila tidak dibuatkan jendela atau lubang sebagai tempat keluar masuk udara (sirkulasi udara), mengingat tempat ini merupakan tempat kotoaran, tempat tersebut perlu dibuatkan tempat khusus sehingga bau yang kurang sedap tidak kemana-mana, cara yang tepat adalah dibuatkan cerobong keatas, bisa dari paralon atau pipa, sehingga ikan bertahan hidup, lingkungan tidak tercemar polusi udara.

b. Tempat pencucian sisa makanan

Lele yang telah dipelihara dalam bak WC tidak begitu saja dijual atau dimakan, sebab lele hasil budidaya dari bak WC, warnanya kuning dan sebagian orang merasa jijik melihat ikan yang besar kekuning-kuningan. Agar lele tersebut tidak menjijikkan lele tersebut dikarantina di tempat yang baru, ditempat yang terbuka dan ada sinar matahari. Tempat ini berfungsi sebagai penormalan ikan dalam arti luas untuk mencuci sisa-sisa makanan dari kotoran dengan cara menggonta-ganti menu makanan baru, ditempat ini lele dipelihara sampai warnanya berubah yang disebabkan sinar matahari selama lebih kurang 1 minggu baru kemudian lele tersebut bisa dipasarkan atau kolam pembersihan.


(Ref : Abdul Haris Sudi Hartono, Pembudidayaan ikan lele lokal dan ikan lele dumbo secara tradisional, CV. Gunung Mas, 2001)

1 comment: